AUDIT ATAS SIKLUS PENGGAJIAN DAN KEPEGAWAIAN

AUDIT ATAS SIKLUS PENGGAJIAN DAN KEPEGAWAIAN

AUDIT ATAS SIKLUS PENGGAJIAN DAN KEPEGAWAIAN

Siklus ini penting karena:
a. 
Gaji, upah, dan PPh pegawai merupakan komponen utama pada kebanyakan perusahaan
b. 
Beban tenaga kerja menjadi pertimbangan penting dalam penilaian persediaan
c. 
Penggajian merupakan bidang yang banyak menimbulkan pemborosan karena inefisiensi atau fraud

Perbedaan siklus ii dengan siklus lainnya:
a. Hanya ada 1 golongan transaksi penggajian

b. Transaksi-transaksi lebih signifikan daripada akun neraca terkait

c.Pengendalian internalnya biasanya efektif

 

  1. Audit atas siklus ini terdiri atas
  2. Peroleh pemahaman atas SPI
  3. Penetapan risiko pengendalian
  4. Pengujian pengendalian
  5. Pengujian substantif atas transaksi
  6. Pengujian analitis dan pengujian terinci atas saldo
  7. Tujuan audit atas transaksi penggajian
  8. Keberadaan: gaji dibayar untuk pekerjaan yang benar-benar dilakukan
  9. Kelengkapan: semua transaksi penggajian dicatat
  10. Akurasi: penggajian dicatat pada jumlah jam kerja dan tingkat upah aktual, pemotongan sebagaimana mestinya
  11. Klasifikasi: transaksi penggajian diklasifikasikan secara memadai
  12. Tepat waktu: pencatatan transaksi tepat waktu
  13. Posting dan pengikhtisaran: transaksi dimasukkan pada berkas induk penggajian dan diikhtisarkan dengan semestinya.

Dokumen sumber yang independen untuk verifikasi intern atas informasi upah:

  1. Berikut ini adalah fungsi, dokumen terkait, dan pengendalian intern
  2. Kepegawaian dan Penempatan Pegawai :

1) Catatan kepegawaian ( personnel record ).

2) Formulir otorisasi pengurangan ( deduction authorization form ).

3) Formulir otorisasi tarif ( rate authorization form ).

Berguna untuk memberitahu petugas pengelola waktu dan penyiapan pembayaran gaji atas pegawai baru, otorisasi perubahan awal dan periodik atas tarif pembayaran , dan tanggal pemutusan hubungan kerja.

  1. Pengelolaan Waktu dan Penyiapan PembayaranGaji :

1) Kartu Absen ( time card )

2) Tiket Waktu Kerja ( job time ticket )

3) Laporan Ikhtisar Penggajian ( summary payroll report ).

4) Jurnal Penggajian ( Payroll journal ).

5) Berkas Induk Penggajian ( payroll master file ).

Pengendalian internal: penggunaan pencatat waktu atau metode lain untuk menjamin bahwa pegawai dibayar menurut jam kerja.

  1. Pembayaran Gaji:

1) Cek Gaji ( payroll check ), untuk mencegah transaksi pembayaran gaji yang tidak diotorisasi.

Pengendalian internal: pembatasan otorisasi penandatanganan cek oleh orang yang tidak mempunyai akses terhadap pengedalian waktu atau penyiapan gaji, distribusi gaji oleh orang yang tidak terlibat fungsi lain, penyetoran kembali gaji yang tdak diambil.

Sumber : https://synthesisters.com/