Beasiswa 10K Sasar Kota Bekasi

Beasiswa 10K Sasar Kota Bekasi

Beasiswa 10K Sasar Kota Bekasi

 Kota Bekasi menjadi salah satu daerah pilot  project bimbel gratis dan sekolah bakat gratis dari  Yayasan Beasiswa 10.000. Nantinya, siswa tidak mampu akan mendapatkan pelayanan pendidikan gratis dari yayasan ini.

Selain di  Kota Bekasi, program ini ada di 15 kota besar diantaranya Jakarta, Bogor, Depok, Bandung, Solo, Semarang, Yogja, Malang, Surabaya, Palembang, Makassar, Medan, Padang, Lampung.

“Di Beasiswa 10k ada 3 divisi yaitu Program Pendidikan, Penyaluran donasi, dan Education Event.  Untuk program beasiswaakan di berikan kepada orang dengan kriteria kurang mampu, berprestasi, dan kurang mampu dan berprestasi. Nah kenapa nama yayasan kita ada 10k. Hal itu karena beasiswa kita ini juga dari orang lain yang peduli dengan pendidikan. Oleh karena itu donasi terbuka dengan minimal menyumbang 10k, ” ujar Adhe, Wakil Ketua Beasiswa 10K Bekasi.

Yayasan Beasiswa 10k dibentuk untuk mendukung peningkatan

kualitas pendidikan di Indonesia sesuai dengan Suistinable Development Goals (SDG’s) point 4 mengenai quality education. Tujuan dari pengembangan volunteer Beasiswa 10k sendiri ialah untuk mengembangkan ruang partisipasi remaja untuk berkontribusi di dunia pendidikan, mempercepat proses pemenuhan hak atas pendidikan, meningkatkan kepekaan dan kepedulian serta jiwa sebagai relawan kepada generasi muda Indonesia.

“Cara kami untuk mewujudkan pilot project bimbel gratis dengan cara menggalang donasi di CFD Kota Bekasi yg alhamdulillah sudah terlaksana sebanyak 3x dan sponsorship di beberapa instansi, dan Beasiswa 10k Bekasi menerima donasi uang minimal 10.000 untuk ikut mensukseskan pilot project bimbel gratis dan sekolah bakat gratis, ” lanjutnya.

Karena mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan salah satu tujuan negara

sesuai amanat UUD 1945. Namun, hingga saat ini segenap masyarakat masih belum mendapatkan akses pendidikan yang layak. Bedasarkan data UNICEF tahun 2016 sebanyaj 2,5 juta anak Indonesia tidak dapat menikmati pendidikan lanjutan yakni sebanyak 600 ribu anak anak usia sekolah dasar (SD) dan 1,9 juta anak usia sekolah menengah pertama (SMP).

Badan pusat statistik juga mengeluarkan data bahwa 7 dari 10 orang di Indonesia

tidak dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Keterbatasan finansial adalah penyebab utama dari krisis pendidikan tersebut. Kualitas pendidikan yang baik akan. Meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia yang lebih baik pula.

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/