Dirjen Dikdasmen Lepas Tim Olimpiade Sains Internasional Tingkat SMA

Dirjen Dikdasmen Lepas Tim Olimpiade Sains Internasional Tingkat SMA

Dirjen Dikdasmen Lepas Tim Olimpiade Sains Internasional Tingkat SMA

Kemendikbud — Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan

dan Kebudayaan (Dirjen Dikdasmen) Hamid Muhammad mengharapkan Tim Olimpiade Sains tingkat internasional untuk Matematika, Kimia, Fisika dan Biologi Indonesia masing-masing bisa meraih satu medali emas.

“Kami berharap para siswa yang dikirim Kemendikbud bisa meneruskan tradisi meraih medali emas dalam acara olimpiade sains tersebut,” kata Dirjen Hamid Muhammad dalam acara pelepasan siswa yang akan mengikuti Olimpiade tersebut di kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Indonesia akan mengirim masing-masing empat siswa ke Olimpiade Matematika di Brazil,

Fisika di Yogyakarta, Kimia di Bangkok dan Biologi di Inggris. Menurut Hamid, dalam mengikuti kompetisi olimpiade sains tersebut perlu persiapan yang bersifat substantif, di mana peserta sudah melalui beberapa tahap seleksi, di tingkat sekolah, kota/kab, provinsi dan di Kemendikbud.

“Yang ingin saya tekankan persiapan mental. Biasanya sukses tidaknya seseorang itu ditentukan oleh kesiapan mentalnya,” katanya.

Menurut Hamid, mental yang kuat akan mendorong motivasi orang itu.

“Kalau mau berangkat ke pertandingan jangan memasang target rendah. Oleh karena itu saya minta para peserta memasang target emas,” tuturnya.

“Jadi apa pun juga harus dapat emas. Pokoknya nggak ada yang lain kecuali emas,” tambahnya.

Dirjen Hamid berpesan kepada peserta agar jangan menargetkan yang rendah. “Karena kalau kalian menargetkan yang rendah, ya dapatnya yang (rendah) itu,” ujarnya.

“Berarti berangkat empat siswa, ya harus dapat empat emas. Itu harus kalian upayakan,” tandasnya. Menurutnya, sikap mental positif akan mendorong pencapaian prestasi.

“Sebaliknya, kalau mental kalian sudah jatuh, ya sudah selesai. Karena biasanya prestasi itu didorong oleh sikap mental para peserta,” ujarnya.

Yang kedua persiapan fisik, dan jaga kesehatan fisik. “Begitu sakit dalam lomba olimpiade ini, maka akan bisa diukur hasilnya. Walaupun bisa mengerjakan soal, tentu hasilnya kurang maksimal. Karena itu optimalkan kondisi fisik jangan sampai sakit,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Peserta Didik Direktorat Pembinaan SMA Ditjen Dikdasmen Suharlan mengatakan olimpiade sains tahun ini diharapkan dapat memperbaiki perolehan medali pada tahun- tahun sebelumnya. (Iriyanto).

 

Baca Juga :

Sumber :

https://merkterbaik.com/