Pendaftaran 21 Sekolah Kedinasan Dibuka pada 9-30 April 2019

Pendaftaran 21 Sekolah Kedinasan Dibuka pada 9-30 April 2019

Pendaftaran 21 Sekolah Kedinasan Dibuka pada 9-30 April 2019

Penerimaan mahasiswa baru di beberapa sekolah kedinasan tahun ajaran 2019

akan dibuka pada 9-30 April 2019. Sebanyak delapan instansi/lembaga membuka kesempatan bagi siswa lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah naungan instansi/lembaga pemerintah ini.

Penerimaan tersebut diumumkan melalui surat resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) bernomor B/393/S.SM.01.00/2019. Meskipun demikian, pendaftaran dilakukan melalui laman milik Badan Kepegawaian Negara.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Nasional (BKN),

Mohammad Ridwan mengatakan, pendaftaran sekolah kedinasan ini dilakukan online melalui situs Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN), “Pendaftaran daring di SSCASN pada 9-30 April 2019,” kata Ridwan, Jumat (29/3/2019) seperti diwartakan

Dari delapan instansi/lembaga tersebut, terdapat 21 sekolah pendidikan kedinasan dengan alokasi kuota sebagai berikut:

1.      Kementerian Keuangan (Politeknik Keuangan Negara atau STAN) membuka kuota sebanyak 3.000 orang.

2.      Kementerian Dalam Negeri (Institut Pemerintahan Dalam Negeri/ IPDN) 1.700 orang.

3.      Badan Siber dan Sandi Negara (Sekolah Tinggi Sandi Negara/STSN) 100 orang.

4.      Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Politeknik Ilmu Pemasyarakatan/Poltekip dan Politeknik Imigrasi/Poltekim) 600 orang.

5.      Badan Intelijen Negara (Sekolah Tinggi Intelijen Negara) 250 orang.

6.      Badan Pusat Statistik (Politeknik Statistika STIS) 600 orang.

7.      Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Sekolan Tinggi Meteorologi Klimatologi Geofisika/STMKG) 250 orang.

8.      Kementerian Perhubungan (SSTD Bekasi, PKTJ Tegal, API Madiun, STIP Jakarta, PIP Semarang, Poltekpel Surabaya, STPI Curug, ATKP Medan, PIP Makassar, Poltekbang Surabaya, ATKP Makassar, Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, dan Politeknik Sungai Danau Penyeberangan Palembang) 2.676 orang.

Dalam surat yang bertanda tangan Sekretaris Kemenpan RB,

Dwi Wahyu Atmaji ini ditegaskan, calon peserta hanya diperbolehkan mendaftar di satu program studi dari delapan instansi/lembaga pendidikan kedinasan di atas. Jika melanggar peraturan tersebut, peserta otomatis dinyatakan gugur.

Seleksi

Seleksi penerimaan ini dilakukan secara bertahap. Peserta akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebagai salah satu tahapan, di mana tes menggunakan sistem CAT BKN.

Selanjutnya, tahapan seleksi akan ditentukan oleh masing-masing kementerian/lembaga. Sedangkan untuk biaya pendaftaran akan diinfokan lebih lanjut dan biaya ini disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Disebutkan, peserta yang lolos seluruh tahapan seleksi dapat mengikuti pendidikan. Mahasiswa pendidikan kedinasan tersebut akan diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) setelah dinyatakan lulus pendidikan dan memperoleh ijazah dari lembaga pendidikan kedinasan terkait. Selain itu, juga menempati jabatan tertentu berdasarkan usulan dari kementerian/lembaga dan pemerintah daerah sesuai formasi yang ditetapkan Menteri PAN RB.

Ridwan pun mengimbau kepada para peserta untuk memantau perkembangan informasi di situs atau media sosial kementerian/lembaga terkait. Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap segala jenis penipuan terkait proses penerimaan ini. Karena, tidak ada satu pihak pun yang dapat membantu kelulusan dengan kewajiban menyediakan uang dalam jumlah tertentu.***

 

Baca Juga :